x

Karhutla Gunung Mergung Terkendali, Camat Limau Tegaskan: Jangan Membakar Lahan!

waktu baca 3 menit
Rabu, 26 Agu 2026 15:35 173 Redaksi

LIMAU, TANGGAMUS — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi perhatian nasional juga terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung. Salah satunya di kawasan Gunung Mergung, Pekon Banjar Agung, Kecamatan Limau, pada Rabu (26/8/2026).

Mendapat informasi mengenai adanya kebakaran tersebut, Camat Limau, Sunardi, S.Pd., bersama kapolsek limau dan jajaran terkait bergerak cepat turun ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus membantu upaya penanganan dan pemadaman api.

Langkah cepat Camat Limau tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai respons cepat pemerintah kecamatan menunjukkan kepedulian dan kesigapan dalam menangani karhutla, terlebih kondisi cuaca yang masih relatif kering membuat api berpotensi cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

“Terima kasih kepada Camat Limau dan seluruh pihak yang sudah sigap menangani dan memadamkan kebakaran hutan di daerah Gunung Mergung,” ujar Bang Aji warga Banjar agung

Camat Limau Sunardi, S.Pd., menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan kesadaran serta peran aktif masyarakat.

Ia mengimbau masyarakat Kecamatan Limau agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dengan alasan apa pun, terutama dalam kondisi cuaca kering seperti saat ini.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Limau, jangan melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Kondisi saat ini cukup kering, sehingga api sangat mudah merambat dan dapat menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” tegas Sunardi.

Menurutnya, masyarakat harus lebih waspada dan tidak mengambil tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika menemukan titik api, warga diminta segera melaporkannya kepada pemerintah pekon, kecamatan, maupun aparat terkait agar dapat segera dilakukan penanganan.

Dalam penanganan karhutla di Gunung Mergung tersebut, Camat Limau bersama pihak terkait melakukan peninjauan dan membantu upaya pemadaman. Turut terlibat Danpos AL Kota Agung Letda Anton serta Babinsa Cukuh Balak Serma Yudi, bersama unsur lainnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana api segera kita kendalikan dan masyarakat juga ikut menjaga agar tidak terjadi kebakaran susulan. Jangan sampai kebakaran kecil dibiarkan hingga membesar dan sulit dikendalikan,” ujar Sunardi.

Berkat penanganan bersama, kondisi di lokasi kebakaran dilaporkan telah terkendali dan api berhasil dipadamkan. Situasi di kawasan Gunung Mergung, Pekon Banjar Agung, Kecamatan Limau, kembali kondusif.

Camat Limau kembali mengingatkan masyarakat agar **tidak membuka, membersihkan, ataupun mengolah lahan dengan cara membakar**. Menurutnya, tindakan pembakaran di tengah kondisi kering sangat berisiko menimbulkan karhutla dan dapat membahayakan lingkungan maupun masyarakat sekitar.

“Sekali lagi kami mengingatkan masyarakat, jangan membakar hutan dan jangan membakar lahan. Kalau melihat ada titik api, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar baru ditangani,” tegas Sunardi.

Sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat TNI-Polri, pemerintah pekon, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla di wilayah Kecamatan Limau.

Dengan kondisi Gunung Mergung yang telah kembali kondusif, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, karena pada musim kemarau api dapat dengan cepat merambat dan berubah menjadi kebakaran yang lebih besar.(Mansyah)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x