x

Puluhan SPPG Di Tanggamus Terdampak Abu Vulkanik, Distribusi MBG Diusulkan Berhenti Sementara

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 22:29 129 Redaksi

 

TANGGAMUS, LAMPUNG Semakanews.com — Sebanyak Enam Puluhan lebih (60+) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tanggamus dilaporkan terdampak abu vulkanik Gunung Krakatau. Kondisi tersebut mendorong Kepala SPPG bersama Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Tanggamus mengajukan penghentian sementara pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Minggu 6 September 2026)

Hal tersebut tertuang dalam Laporan Khusus Nomor 006/BGN/TGMS/IX/2026 dengan perihal “Laporan SPPG yang terdampak abu vulkanik Gunung Krakatau”. Dokumen tersebut ditujukan kepada Kepala dan Direktur Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam laporan itu disebutkan, penghentian sementara distribusi MBG diusulkan mulai Senin, 7 September 2026, selama satu hingga dua hari ke depan atau sampai kondisi dinyatakan membaik.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kontaminasi terhadap makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat program MBG.

“Keputusan ini diambil dan disepakati oleh KA SPPG, Korcam dan Korwil Kabupaten Tanggamus sebagai bentuk mitigasi bencana untuk menghindari terjadinya kontaminasi pada makanan yang akan didistribusikan,” demikian tertulis dalam laporan khusus tersebut.

Dokumen itu juga menyebutkan bahwa masing-masing SPPG yang terdampak abu vulkanik di Kabupaten Tanggamus dilampirkan dalam laporan kepada pihak BGN.

Laporan khusus tersebut diketahui oleh Koordinator Wilayah Tanggamus, Panji Kurniawan Minsi, S.M.

Langkah Antisipasi Keamanan Pangan

Penghentian sementara distribusi MBG ini merupakan langkah kehati-hatian di tengah kondisi lingkungan yang terdampak abu vulkanik. Pertimbangan utamanya adalah memastikan makanan yang diproduksi dan didistribusikan tetap aman serta terhindar dari potensi kontaminasi.

Dengan adanya laporan tersebut, keputusan mengenai pelaksanaan kembali distribusi MBG selanjutnya akan menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Redaksi Semakanews.com akan terus memantau perkembangan dampak abu vulkanik terhadap aktivitas SPPG dan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Tanggamus.(Mansyah)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x