x

Ayo Jaga Lampung”: Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 19:20 37 Redaksi

Semakanews.com Lampung — Kepolisian Daerah Lampung (Polda Lampung) menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui semangat “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh unsur terkait untuk memperkuat sinergi dalam menjaga situasi yang aman, damai, sehat, dan beradab.
Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, keaktifan dalam ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian masalah melalui musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Polda Lampung juga terus memperkuat program Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga tumbuh dari kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa stabilitas daerah hanya dapat terjaga jika seluruh unsur memiliki komitmen yang sama.
“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua. Ketika seluruh elemen bersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, dan damai,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung perlu terus dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat persatuan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, serta penuh rasa saling menghormati. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan kehidupan sosial di Provinsi Lampung.
“Mari kita jaga Lampung dengan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah fondasi pembangunan dan syarat utama terwujudnya masyarakat yang aman, damai, dan beradab,” tutupnya.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x