
Semakanews.com Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh ruas jalan provinsi yang masuk dalam program pemeliharaan akan ditangani sebelum Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan selama arus mudik dan balik Idulfitri.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan bahwa penanganan ini bersifat pemeliharaan rutin dan darurat. Fokus utama adalah penambalan serta perbaikan titik-titik rusak di ruas jalan provinsi.
“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran, supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujar Taufiqullah.
Ia menekankan bahwa kegiatan pemeliharaan ini berbeda dengan pembangunan 62 ruas jalan yang direncanakan pada tahun 2026. Pemeliharaan saat ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, sementara pembangunan tahun 2026 tetap mengikuti tahapan pengadaan dan baru akan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.
“Jadi perlu kami luruskan, pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.
Taufiqullah menambahkan, seluruh jajaran di lapangan sudah diminta bergerak cepat, khususnya pada ruas-ruas dengan lalu lintas tinggi dan jalur utama mudik antar kabupaten/kota.
“Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Soal pembangunan 2026, itu tetap kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik, sekaligus memastikan program pembangunan jalan tahun 2026 berjalan tertib, jelas, dan sesuai ketentuan. (Red)

Tidak ada komentar