x

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela kembali menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC).

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Jul 2026 16:19 19 Redaksi

Bandar Lampung– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela kembali menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Penegasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026).

 

Menurut Wagub Jihan, pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, khususnya setelah kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI. Ia menilai, posisi Lampung sebagai wilayah prioritas nasional menuntut adanya percepatan dan penguatan program eliminasi TBC secara menyeluruh.

 

Ia mengungkapkan optimisme bahwa Lampung mampu menjadi contoh keberhasilan penanganan TBC. Pengalaman dalam mengendalikan pandemi COVID-19 telah membentuk pola kerja kolaboratif yang solid antara pemerintah dan tenaga kesehatan.

 

“Kita sudah memiliki pengalaman dalam penanganan krisis kesehatan secara terstruktur dan masif. Pendekatan itu akan kita adaptasi untuk mempercepat eliminasi TBC di Lampung,” ujarnya.

 

Meski tren kesembuhan TBC terus membaik, Wagub menekankan pentingnya penguatan sistem deteksi dini yang terintegrasi dengan penanganan hingga tuntas. Ia menyebut, tantangan utama saat ini adalah memastikan setiap kasus teridentifikasi sejak awal dan mendapat pengobatan yang optimal.

 

Untuk itu, Pemprov Lampung akan mengoptimalkan peran seluruh lini layanan kesehatan, mulai dari Puskesmas, Posyandu, hingga kader kesehatan di tingkat desa.

Sebagai bagian dari transformasi digital, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan integrasi program TBC ke dalam aplikasi “Lampung In”.

 

Platform ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pemantauan data pasien secara real-time, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

 

Dalam mendukung langkah tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung diminta untuk menjalin koordinasi intensif dengan PDPI, khususnya dalam penguatan sistem pertukaran data (bridging).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x