Lampung Semakanews.com – Pemerintah menyiapkan empat pelabuhan di Provinsi Lampung untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Keempat pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan BBJ Muara Pilu, Pelabuhan Wika Beton, dan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi yang berada di Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebutkan, tahun ini terdapat penambahan satu pelabuhan baru guna memperkuat layanan penyeberangan.
“Penambahan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi diharapkan dapat memperlancar distribusi arus mudik 2026,” ujarnya saat meninjau pelabuhan penyeberangan di Lampung, Kamis (26/2/2026).
Pelabuhan Sumur Makmur Abadi melayani kapal roll-on/roll-off (roro) dan landing craft tank (LCT), khususnya untuk angkutan barang dan sepeda motor.
Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memastikan kesiapan strategi pengaturan lalu lintas melalui penerapan delay system yang bersifat situasional, menyesuaikan volume kendaraan di lapangan.
Polda Lampung menetapkan tiga level kepadatan arus lalu lintas, yakni hijau, kuning, dan merah. Kategori kuning diberlakukan ketika antrean kendaraan mencapai empat kilometer. Pada kondisi tersebut, delay system mulai diterapkan.
Kendaraan akan diarahkan menuju rest area jalan tol maupun kantong parkir dan buffer zone yang telah disiapkan di jalur lintas tengah, timur, dan barat menuju Pelabuhan Bakauheni.
Dengan penambahan pelabuhan dan strategi rekayasa lalu lintas yang terukur, arus mudik Lebaran 2026 diharapkan berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali.(Red)





Tidak ada komentar