x

Respons Cepat TNI Wujudkan Jembatan Gantung Garuda: Akses Terisolir Warga Pekon Umbar Segera Terbuka

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Des 2025 11:46 540 Redaksi

Tanggamus Lampung — Harapan warga Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, untuk memiliki akses penghubung yang aman dan layak akhirnya segera terwujud. (Jum’at 26 Desember 2025)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodim 0424/Tanggamus bergerak cepat membangun Jembatan Gantung Garuda, sebuah infrastruktur vital yang dinanti masyarakat selama bertahun-tahun.

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari program bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang difokuskan pada penguatan infrastruktur pedesaan guna mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

Komandan Kodim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., mengungkapkan bahwa hingga Jumat, 26 Desember 2025, progres pembangunan jembatan telah mencapai 74 persen dan saat ini memasuki hari ke-5 pengerjaan.

“Alhamdulillah, sampai hari ini progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 74 persen. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan lantai jembatan serta penguatan struktur utama agar nantinya benar-benar aman dan layak digunakan masyarakat,” ujar Dandim.

Jembatan Gantung Garuda dibangun di Pekon Umbar dan melintasi sungai yang selama ini menjadi penghambat utama mobilitas warga. Jembatan ini akan menghubungkan Dusun Sukajadi menuju Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, sehingga mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan, serta sosial masyarakat setempat.

Dandim menegaskan, keberadaan jembatan ini sangat krusial, terutama bagi anak-anak sekolah yang selama ini harus menyeberangi sungai dengan risiko keselamatan tinggi.

“Selama ini anak-anak sekolah dan warga harus menyeberangi sungai dengan kondisi yang cukup berbahaya. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga akan jauh lebih aman dan lancar,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Rescue Indonesia, Kariskun, menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda dirancang sebagai jembatan gantung perintis yang dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Jembatan ini memiliki panjang bentang sekitar 80 meter dengan lebar 1,5 meter, sehingga memadai untuk kebutuhan dasar mobilitas warga.

Pembangunan jembatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Pekon Umbar. Warga berharap pengerjaan dapat segera dirampungkan agar distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih efektif, aman, dan efisien.

Dengan progres yang telah mencapai 74 persen hanya dalam lima hari, Jembatan Gantung Garuda diharapkan segera rampung dan menjadi penghubung strategis yang mampu meningkatkan keselamatan, memperlancar arus ekonomi, serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pekon Umbar dan wilayah sekitarnya.(Muzaini)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x