x

Perkuat Keselamatan Program MBG, Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung Gandeng Damkar Gelar Pelatihan APAR

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 18:37 94 Redaksi

TANGGAMUS | Semakanews.com – Dalam upaya meningkatkan keselamatan kerja serta kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Unit Pringsewu dan PT.DOFA JAYA SENTOSA menggelar sosialisasi serta pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Senin (20/7/2026).

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan tim instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran Unit Pringsewu, yakni Andi Satra dan Eko, yang memberikan materi mengenai pencegahan kebakaran, teknik penanganan kebakaran pada tahap awal, hingga praktik langsung penggunaan APAR sesuai prosedur keselamatan.

Pelatihan diikuti oleh relawan dari tiga SPPG di bawah naungan Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, yakni SPPG Desa Kota Batu, SPPG Sridadi Wonosobo, dan SPPG Purwodadi 02 Gisting. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi teori maupun praktik lapangan.

Ketua Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, FIRLINDA, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membangun budaya kerja yang aman, disiplin, dan siap menghadapi keadaan darurat, khususnya di lingkungan SPPG yang mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sosialisasi pemadam kebakaran ini merupakan program edukasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan relawan dalam mencegah serta menanggulangi bencana kebakaran di lingkungan SPPG,” ujar Firlinda.

Ia menjelaskan, pada tahap awal kegiatan ini diikuti oleh tiga SPPG sebagai bentuk penguatan kapasitas relawan dalam menjaga keamanan fasilitas pelayanan gizi.

“Hari ini ada tiga SPPG yang mengikuti kegiatan, yaitu SPPG Desa Kota Batu, SPPG Sridadi Wonosobo, dan SPPG Purwodadi 02 Gisting. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.

Firlinda berharap seluruh relawan dapat memahami setiap materi yang disampaikan sehingga memiliki kemampuan dasar dalam menggunakan APAR apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

“Kami berharap seluruh relawan mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi dengan baik sehingga memperoleh pemahaman yang maksimal mengenai penggunaan APAR dan langkah-langkah pencegahan kebakaran,” tambah perempuan yang akrab disapa Wo Linda itu.

Sementara itu, instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran Unit Pringsewu, Andi Satra, menegaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan membekali relawan dengan kemampuan melakukan penanganan awal terhadap kebakaran sebelum api membesar.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memastikan setiap relawan mampu menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan benar apabila terjadi kebakaran, baik di lingkungan SPPG maupun di tempat lainnya,” jelas Andi.

Ia juga berharap bekal pengetahuan dan praktik yang diberikan mampu meningkatkan kesiapsiagaan relawan serta meminimalkan risiko kerugian akibat kebakaran.

“Semoga dengan pemahaman dasar ini seluruh relawan memiliki keberanian dan keterampilan untuk melakukan tindakan awal dalam memadamkan api sehingga musibah kebakaran dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, Dinas Pemadam Kebakaran Unit Pringsewu, dan PT. DOFA JAYA SENTOSA diharapkan seluruh relawan SPPG semakin siap menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap bencana, serta mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x