x

Pemprov Lampung Siapkan Arah Pembangunan 2027, Fokus Sinkronisasi Program Nasional dan Pengentasan Kemiskinan Desa

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 18:18 91 Redaksi

Semakanews.com Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahunan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Balai Keratun Lantai III, Rabu (25/2/2026), dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang mewakili Gubernur Lampung.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, disampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan ruang strategis untuk menghimpun berbagai masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan. Masukan tersebut dinilai penting guna merespons berbagai tantangan birokrasi serta keterbatasan kapasitas pendanaan daerah.

Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab utama untuk memastikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. Namun demikian, dinamika pembangunan yang terus berkembang sering kali berjalan lebih cepat dibandingkan dengan ritme regulasi birokrasi.

“Kita sadari bersama bahwa tugas utama pemerintah adalah mewujudkan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Namun pengalaman menunjukkan bahwa salah satu titik lemah birokrasi adalah kecepatan ritme regulasi yang sering berjalan lebih lambat dibandingkan dinamika tantangan pembangunan yang terjadi di masyarakat,” ujar Marindo saat membacakan sambutan gubernur.

Lebih lanjut disampaikan bahwa arah pembangunan Provinsi Lampung pada tahun 2027 akan difokuskan pada sinkronisasi dengan program prioritas nasional serta mendukung pencapaian visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”. Kolaborasi pembangunan tersebut akan diperkuat hingga ke tingkat desa sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan.

Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional, di antaranya program makan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai program strategis lainnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan capaian indikator makro ekonomi Provinsi Lampung. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 5,28 persen, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga mencapai 9,66 persen. Capaian ini menjadi sejarah baru bagi Lampung karena untuk pertama kalinya angka kemiskinan berada pada level satu digit.

Meski demikian, pemerintah provinsi memberikan perhatian khusus terhadap kantong-kantong kemiskinan yang masih terkonsentrasi di wilayah perdesaan. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan ke depan akan lebih diarahkan pada penguatan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.(Red)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x